WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts
SETTING DNS SERVER LINUX

Setelah beberapa saat membahas bagaimana cara menambahkan resolver pada konfigurasi networking di Linux, kali ini saya membahas tentang membangun sebuah server dengan sistem operasi Linux. Apa sih Server itu? server adalah sebuah komputer yang menyediakan layanan kepada client. Layanannya yaitu sebagai berikut: DNS Server (Lookup Domain Name), Web Server(Web Hosting), Database Server(Server sebagai media penyimpanan bagi client sering disebut Cloud Storage), FTP Server(Server yang menyediakan layanan Upload dan Download), Streaming Multimedia Server(Server yang menyediakan layanan streaming audio, video, picture, dan hal lainnya yang berkaitan dengan multimedia, dsb.

Nah yang saya bahas kali ini yaitu DNS Server, bagaimana cara membangun sebuah DNS Server dengan menggunakan sistem operasi Linux?, tentunya kita membutuhkan source repository untuk mengambil dan memasang aplikasi DNS Server. Source Repository yaitu sumber dari sistem operasi Linux untuk mendapatkan sebuah aplikasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Bisa dari Disc installer distro linux(contoh: disc1 debian7, disc2 debian7, disc3 debian7) bisa dari alamat FTP di Internet yang menyediakan source repository Linux(contoh:ftp://ftp.deb-multimedia.org bisa juga http://www.deb-multimedia.org). Aplikasi DNS Server yang paling umum dan digunakan saat ini(2016) yaitu BIND versi 9. BIND merupakan kepanjangan dari Barceley Internet Name Domain. Konfigurasinya sangat mudah, karena pada file konfigurasi ada contoh penulisan baris konfigurasi yang dapat dibaca dan diterapkan oleh sistem. Yuk tanpa basa basi langsung kerja saja, monggo di simak :   :D  \ :v /

Soal:
1)Buatlah jaringan lokal (LAN) dengan 1 server, 1client, dan router untuk akses ke Internet seperti topologi berikut:

2) Bangun lah sebuah DNS Server pada sistem operasi Linux dengan menggunakan aplikasi BIND9
3)Tambahkan record domain pada DNS Server yang sudah terinstall pada server linux.
   Nama Domain                      Alamat IP                    Tipe
   ujianproduktif11.edu             171.11.11.2            Domain untuk named server
   www.ujianproduktif11.edu    171.11.11.3            Sub-Domain untuk layanan ke Web Server
   ftp.ujianproduktif11.edu        171.11.11.4            Sub-Domain untuk layanan ke FTP Server

4)Lakukan ujicoba dengan melakukan lookup domain yang telah dibuat melalui komputer client.

Jawab
1) Buka terminal linux kemudian login menggunakan super user/su/Root
2) Tambahkan source repository linux dengan cara: masukkan disc1 installer distro linux yang anda gunakan, disini saya menggunakan disc installer linux Debian7 disc1. Kemudian eksekusi perintah:
     apt-cdrom add ----- Menambahkan disc yang dimasukkan sebagai source repository linux anda.
     apt-get update
 ---- Mengupdate source list repository linux anda.
3) Install aplikasi DNS Server Linux agan yaitu bind9 dengan mengeksekusi perintah:
     apt-get insall bind9 ---- Memiliki arti "access source repository untuk meng install bind9"
    Konfirmasi instalasi dengan meng inputkan karakter Y (Yes).

4)Sekarang mulai konfigurasi menambahkan dns record sesuai soal:
   a. Menambahkan zone forward( Mapping alamat domain ke alamat IP) dan Zone Reverse (Mapping alamat IP ke alamat domain) pada file konfigurasi/etc/bind/named.conf.local , eksekusi perintah berikut:

nano /etc/bind/named.conf.local --- membuka dan meng edit file konfigurasi named.conf.local
(Kemudian tambahkan zone forward dan  reverse pada file konfigurasi named.conf.local seperti gambar diatas. NB*:  Zone reverse pada angka 11.11.171. yaitu penulisan alamat IP dibalik)


5) Antara file zone dan file yang menampung dns record harus saling tersambung. Perhatikan teks file "db.forward"; yang ada pada zone forward artinya bahwa translasi domain ke alamat ip dengan domain ujianproduktif11.edu, maka file yang digunakan untuk membaca translasi yaitu file db.forward yang ada pada direktori /etc/bind/db.forward.
(cd /etc/bind artinya kita masuk kedalam folder /etc/bind
cp db.local db.forward artinya kita mengcopy file db.local dan hasilnya diberinama db.forward. Sedangkan cp db.127 db.reverse artinya kita mengcopy file db.127 dan hasilnya diberi nama db.reverse)
6) Menambahkan dns record pada file db.forward, dengan mengeksekusi perintah: nano /etc/bind/db.forward

Begitu juga dengan yang file db.reverse,

Setelah selesai meng-konfigurasi bind9, kita perlu me-restart service nya agar konfigurasi diterapkan oleh system. cara me restart bind9 yakni dengan mengeksekusi perintah:
service bind9 restart


7) Pengujian DNS Server dengan melakukan lookup domain, melalui server sendiri

                          

Jika anda ingin melakukan pengujian melalui client windows, anda tinggal set IPv4 nya agar sejaringan dengan server,kemudian set dns resolver ke alamat ip server. seperti berikut:
(Konfigurasi IP STATIC pada Client)
Nah sampai disini jumpa kita kali ini :D, semoga bermanfaat bagi kita semua. Bantu Up dan Share ya Gan :D :), simak episode selanjutnya mengenai membangun sebuah server dengan linux. :D
Terimakasih telah berkunjung ke laman blog saya, like gan :V

sumber: https://networkingsupport11.blogspot.co.id
Tampilan Informasi Pada Mode Text

1. Melihat Partisi Hardisk pada Linux


# fdisk -l
  • /dev/sda1 merupakan swap. Swap adalah 2X Memory Module ( RAM). Apabila RAM komputer 1 GB maka swapnya 2GB. Start 2048 itu adalah jumlah swapnya atau 2048 MB.
  • /dev/sda2 merupakan Extended. Partisi Extended merupakan partisi utama pada hardisk. kedudukannya sejajar dengan Primary. Partisi ini tidak menangani pengelolaan data secara langsung Partisi Extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian pada hardisk. untuk menggunakannya kita harus membuat partisi logical terlebih dahulu. jumlah maksimal yang dibolehkan hanya 1
  • /dev/sda5 merupakan system dari Linux/Root
2. Melihat Kapasitas Hardisk pada Linux


#df
  • Perintah  #df digunakan untuk melihat kapasitas hardisk
3. Melihat informasi Memory


  • untuk menampilkan Memory Module ( RAM ) pada OS Debian ketikkan perintah #free -m maka kita akan melihat informasi Memory pada OS Debian
4. Melihat Sistem Operasi Yang Digunakan

  • Untuk melihat system operasi yang digunakan ketikkan perintah #cat /etc/issue . nanti informasi akan muncul seperti gambar diatas
5. Melihat Informasi Tanggal

  • Untuk melihat informasi tanggal ketikkan perintah # date
6. Melihat Kalender 
  • ketikkan perintah #cal nanti kalender akan muncul
7. Informasi CPU yang digunakan


  • Ketikkan perintah #cat /proc/cpuinfo














Postingan hari ini membahas tentang bagaimana caranya membuka situs yang diblokir. Disini saya menggunakan Anonymox yang tersedia di Google Chrome . Fungsi Anonymox adalah untuk membuka situs yang diblokir.
Kenapa situs yang diblokir kok bisa dibuka menggunakan Anonymox ? karena Anonymox berfungsi untuk menyembunyikan IP Address anda yang asli saat terhubung di internet. Dengan demikian anda bisa membuka situs  - situs yang diblokir atau yang hanya dibuka di negara tertentu saja.
Berikut langkah langkah cara menggunakan Anonymox :

  1. ketikkan link dibawah ini ke browser anda ( GOOGLE CHROME ) https://chrome.google.com/webstore/detail/anonymox/icpklikeghomkemdellmmkoifgfbakio
  2. lalu pilih ADDED TO CHROME dan tunggu sebentar sampai pemasangan anonymox selesai. Tidak lama kemudian Google Chrome anda akan merestart
  3.  sekarang coba buka situs yang diblokir. Kali ini saya membuka situs Kumpulbagi.com yang saat ini diblokir
  4. Bagaimana cara menonaktifkan Anonymox ? cukup kita klik di pojok kanan atas lambang X lalu ubah On ke Off. Dan anda bisa mengganti IP di tab Country



Terimakasih anda sudah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat J


Hallo semua, untuk postingan hari ini saya akan membahas 
tentang konfigurasi network dan DNS. Kebetulan konfigurasinya melalui linux debian 7. sudah jangan panjang lebar silakan simak tutorial dibawah ini 

  1. Hidupkan dulu komputer anda yang sudah dibekali dengan linux Debian 7 (yo yo pak )
  2. Login menggunakan username anda yang telah dibuat
  3. setelah login ketik su dan masukkan password yang anda buat
  4. konfigurasi networknya ketikan perintah seperti dibawah ini:
  5. setelah itu atur IP address, netmask , gateway ,broadcast dan DNS. setelah selesai mengatur tekan CTR+X untuk menyimpan dan melanjutkan
  6. Kemudian ketikan perintah berikut untuk mengatur hostnya
  7. Kemudian aturlah seperti di bawah ini, jika sudah maka simpanlah dengan ctrl+X lalu tekan Y
  8. Selanjutnya ketikan perintah sebagai berikut :
  9. Lalu tambahkan nameserver, jika sudah maka simpanlah dengan ctrl+X lalu tekan Y
  10. selesai mengkonfigurasi sekarang restart servicenya. dengan perintah :

#UJI Client ke server
1. Atur dulu IP client anda seperti pada gambar berikut :
2. Setelah mengatur IP silakan anda coba ping ke servernya seperti pada gambar berikut :
3. sekarang coba ping dari server ke client  jika berhasil Konfigurasi anda berhasil 

Terimakasih semoga bermanfaat :)